5 Contoh Ceramah Singkat Berbagai Tema yang Mudah Ditirukan

Contoh Ceramah Singkat – Tidak  disangka sebelumnya, Aji tiba – tiba ditunjuk oleh guru agama maju ke depan kelas untuk menyampaikan ceramah atau pidato singkat.

Ia pun segera maju ke depan tanpa ragu dan minder sedikit pun, karena memang sudah terbiasa tampil di depan kelas. Ia memulai dengan mengucapkan salam, dilanjut dengan muqoddimah (pembukaan), pengantar, menyampaikan isi, kalimat penutup lalu ditutup dengan salam.

Guru dan teman – temannya pun langsung memberikan appaluse kepadanya. “Alhamdulillah, mantab Ji, sudah seperti orator ulung” ujar guru sambil tersenyum.

Ilustrasi di atas menggambarkan bahwa terkadang di beberapa kesempatan, baik itu di lingkungan masyarakat, sekolah, kampus atau momen yang lain, tiba – tiba kita ditunjuk untuk menyampaikan ceramah singkat, pidato atau kata sambutan, meskipun orang menyebutnya sepatah dua patah kata, apabila belum terbiasa pasti akan menjadi problem sendiri.

Bagi yang sudah terbiasa sih tidak menjadi masalah karena sudah percaya diri dan memang mentalnya sudah siap, menyampaikan materi apapun jadi. Beda lagi kalau masih kesempatan pertama kalinya, bagaimana ya rasanya? Mau mengeluarkan kata – kata serasa tidak ada kalimat yang terbentuk, serasa belepotan. Apakah Anda salah satu yang pernah mengalami hal tersebut, bagaimana kesannya? Dilarang tertawa ya!

Untuk itu, dalam artikel kali ini Broonet.com akan memberikan beberapa contoh ceramah singkat dengan mengangkat beberapa tema. Sebenarnya, bukan contoh isinya yang akan ditonjolkan, melainkan yang lebih penting, yaitu struktur atau kerangka dalam menyampaikan sebuah pidato atau ceramah.

Kerangka atau struktur itu sangat penting dalam penyampaian sebuah materi. Karena, jika kita asal – asalan dalam menyampaikan, maka audien pun akan kebingungan dalam menangkap poin yang disampaikan. Dengan penyampaian yang tertsruktur, meskipun materinya sedikit akan sangat berkesan dan bisa dengan mudah ditangkap intinya.

Pengertian Ceramah

Ceramah adalah pidato yang memiliki tujuan untuk menerangkan sesuatu masalah atau memberikan nasehat yang berkaitan dengan ajaran – ajaran agama.

Struktur Penyampaian

  • Salam Pembuka
  • Ucapan Penghormatan (optional)
  • Gambaran Umum / Pengantar
  • Isi 
  • Kesimpulan
  • Salam Penutup

Contoh Ceramah Singkat  Berbagai Tema

1. Contoh Ceramah Singkat Tentang Ibu

contoh ceramah singkat tentang ibu
express.co.uk

Assalamu’alaikum warrohmatullohi wabarokatuh

Alhamdulillahirobbil ‘alamin, washolatu wassalamu ‘ala asrofil anbiyai wal mursalin wa’ala alihi wasohbihi ajma’in. Amma ba’du.

Hadirin yang mudah – mudahan senantiasa dirohmati Allah Swt. Pertama – tama marilah kita panjatkan rasa syukur kita pada Allah Swt, yang mana pada kesempatan yang berbahagia ini kisa masih diberi berbagai nikmat, iman, Islam dan kesehatan. Mudah – mudahan kita mampu mempergunakan semua kenikmatan itu untuk kebaikan. Aamiin

Sholawat beserta salam, marilah kita haturkan pada junjungan kita Nabi Muhammad Saw. Nabi akhir zaman yang telah mengorbankan harta, jiwa bahkan nyawanya untuk menegakkan kalimat tauhid di muka bumi ini. Mudah – mudahan kita semua mendapatkan syafa’atnya di yaumil qiyamah. Aamiin

Hadirin yang berbahagia, beberapa waktu yang lalu kita ditontonkan di berbagai media ada seorang anak yang tega melaporkan ibunyan ke polisi lantaran dituding mencuri kayu di belakang rumah sang anak.

Padahal menurut keterangan sang ibu, bahwa kayu tersebut sudah tidak layak pakai dan akan digunakan sebagai kayu bakar. Namun, alih – alih mengiakan alasan ibunya, sang anak tersebut tetap tidak mau menerima alasan itu, dan tetap menuntut ganti rugi.

Astagfirullah hal’adzim. Seperti itukah perilaku  anak kepada seorang yang telah bersusah payah melahirkan, membesarkan dan merawatnya hingga dewasa? Tidak terhitung berapa besar pengorbanan yang telah diberikan kepadanya, bahkan demi membesarkan sang buah hati, orang tua rela bersusah payah tanpa menyerah.

Sungguh terlaknat potret anak seperti itu. Seharusnya, kita sebagai anak harus berbakti kepada kedua orang tua terlebih pada ibu. Meskipun belum bisa memberikan yang terbaik, setidaknya kita berupaya sebisa mungkin untuk tidak menyakiti hatinya.

Ada beberapa contoh sikap yang bisa kita praktekkan dalam kehidupan sehari – hari misalnya; senantiasa berkata lemah lembut, mencoba menyenangkan mereka dengan perbuatan yang baik, bersikap sopan santun dan rendah diri di hadapannya dan senantiasa mendoakan mereka.

Dengan membiasakan hal – hal kecil tersebut, kita akan terbiasa melakukan kebaikan – kebaikan untuk kedua orang tua kita. Sebenarnya mereka tidak menuntut balas jasa, maka daripada itu kita sebagai anak harus berusaha membuat mereka senang, dengan cara apapun sesuai kemampuannya.

Hadirin yang berbahagia. Demikian sedikit yang bisa sampaikan, apabila terdapat banyak kesalahan dalam perkataan saya, saya mengucapkan permohonan maaf. Wa billahitaufiq wal hidayah, wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh

2. Contoh Ceramah Singkat Tentang Sedekah

contoh ceramah singkat tentang sedekah
media.istockphoto.com

Assalamu’alaikum warrohmatullohi wabarokatuh

Alhamdulillahilladzi anzala saqiinata fii quluubil mu’minin, wa sholatu wa salamu ‘ala asrofil anbiyaai wal mursalin wa  ‘ala ailihi wa shohbihi ajma’in, amma ba’du.

Bapak Ibu hadirin yang dirohmati Allah Swt. Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya menyampaikan ceramah singkat tentang sedekah. Allah Swt berfirman dalam Al – Qur’an surat Al – Baqoroh ayat 26 yang artinya “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui.”

Masya Allah, ayat tersebut menerangkan bahwa harta yang kita berikan kepada orang lain semata – mata karena Allah Swt, maka akan dilipatgandakan jumlahnya sebagai tabungan di akhirat nanti.

Setiap amal yang kita kerjakan tidak lepas dengan yang namanya pahala. Allah Swt menganjurkan atau memerintahkan sesuatu tentu tidak ada yang sia – sia. Bahkan Allah Swt tidak tanggung – tanggung dalam menggantinya.

Sangat merugi bagi orang – orang yang mengabaikan perintah Allah Swt. Allah Swt tidak menuntut kita mengerjakan kebaikan di saat kita dalam kejayaan saja, bahkan saat orang hanya memiliki satu biji kurma untuk disedekahkan, maka itu adalah hal yang luar biasa.

Adapun keutamaan – keutaman sedekah yang lain adalah; mendapatkan perlindungan di hari akhir. Di hari kiamat nanti, setiap apa yang kita kerjakan akan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah Swt, maka dengan sedekah ini lah salah satu yang akan memberikan perlindungan kepada kita.

Selanjutnya, masuk kategori amalan yang tidak akan terputus. Dalam hal ini adalah, apabila yang disedekahkan berupa harta atau benda yang penggunaannya seperti untuk pembangunan masjid, maka selama bangunan tersebut masih dipakai maka pahalanya akan terus mengalir.

Menghindarkan dari mara bahaya, hal ini sebagaimana disampaikan Rasulullah Saw. “Bersegeralah untuk bersedekah. Karena musibah dan bencana tidak bisa mendahului sedekah“.

Dan yang terakhir adalah, orang – orang yang rajin dalam bersedekah akan mendapatkan surga di akhirat nanti melalui pintu khusus. Rasulullah Saw. bersabda, “Orang yang memberikan (menyumbangkan) dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga: Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan” (HR. Bukhari dan Muslim).      

Demikian hadirin yang berbahagia beberapa keutamaan sedekah, tentu masih banyak lagi keutamaan yang ada. Semoga kita bisa mengamalkannya dalam sehari – hari sesuai kemampuan kita. Aamiin, saya akhiri wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

3. Contoh Ceramah Singkat Tentang Pergaulan Bebas

contoh ceramah singkat tentang pergaulan bebas
hellosehat.com

Assalamu’alaikum warrohmatullohi wabarokatuh

Alhamdulillaahi rabbil aa’lamiin, wa bihi nasta’inu ‘ala umuuriddunyaa wad diin, was shalaatu was salaamu ‘ala asyrafil anbiyaai wal mursaliin wa ‘ala aalihi wa sahbihi ajmain, amma ba’du

Hadirin yang berbahagia. Pada kesempatan yang penuh berkah ini, saya mengajak untuk senantiasa mengucapkan syukur kepada Allah Swt, atas limpahan nikmat yang tidada terkira. Selanjutnya, sholawat dan salam mudah – mudahan tercurah kepada panutan kita, Nabi Agung Muhammad Saw.

Seperti yang kita saksikan bersama – sama, saat ini begitu marak pergaulan bebas yang ada di sekitar kita. Kita tidak hendak meyalahkan siapa yang menyebabkan semua ini terjadi. Akan tetapi kita semua harus sadar, bahwa perbuatan tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja. Harus ada penanganan agar tidak menjadi penyakit yang menular dan merusak generasi bangsa.

Kita harus mengetahui bahwa perbuatan tersebut merupakan sesuatu yang dibenci Allah Swt. Lantas, apakah kita sudah siap dengan murka Allah Swt? Tentu kita tidak harus menunggu mendapat azab terlebih dahulu baru  berhenti dari perbuatan malsiat tersebut.

Ada beberapa langkah yang bisa kita ambil demi masa depan mereka. Diantaranya adalah; melakukan pendekatan kepada mereka dan memahakan akan bahaya dan akibat pergaulan bebas, memahamkan akan pentingnya masa depan mereka daripada kesenangan sesaat tersebut, memberikan kegiatan – kegiatan positif yang memberikan kesibukan kepada mereka.

Tentu tidak mudah untuk mewujudkan kebaikan ini. Semua butuh proses dan dukungan banyak pihak. Saling bersinergi dan berkontribusi demi terbebasnya mereka dari pergaulan bebas ini.

Akhirnya, mari sama – sama berkomitmen untuk memajukan generasi kita agar menjadi sosok yang berakhlak mulia serta mendapatkan kesuksesan di bidangnya masing – masing. Aamiin

Saya akhiri, wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuhu

4. Contoh Ceramah Singkat Tentang Menuntut Ilmu

contoh ceramah singkat tentang menuntut ilmu
mediad.publicbroadcasting.net

Assalamu’alaikum warrohmatullohi wabarokatuh

Alhamdulilahi rabbil ‘alamin, was sholatu wassalamu ‘ala asyrofil anbiyaai wal mursalin wa a’laa alihi wa sahbihi ajma’in, amma ba’du.

Hadirin yang berbahagia. Pada kesempatan yang berbahagia ini marilah kita panjatkan rasa syukur kepada Allah Swt atas segala nikmat yang masih diberikan kepada kita semua. Mudah – mudahan dengan segala nikmat tersebut kita mampu mempergunakan dengan sebaik – baiknya. Aamiin

Sholawat beserta salam kita curahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Saw, nabiakhir zaman yang telah menuntun kita kepada cahaya iman. Semoga kita semua mendapatkan syafaatnya di yaumul qiyamah! Aamiin

Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan ceramah singkat tentang menuntut ilmu. Dalam sebuah hadis diterangkan bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban bagi seorang muslim, baik laki – laki maupun perempuan. “Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim”

Kenapa kedudukan menuntut ilmu memiliki posisi penting dalam kehidupan kita? Jawabnya adalah, dengan memiliki ilmu kita akan bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang boleh untuk dilakukan dan mana yang tidak boleh dikerjakan, baik dalam kehidupan sosial terlebih dalam ajaran agama kita, Islam.

Sebagai umat Islam, ilmu yang dimaksud disini adalah ilmu syar’i yang dimana di dalamnya dibahas tentang semua yang terkait dengan batasan – batasan hukum yang diberlakukan dalam kehidupan sehari – hari.

Menuntut ilmu juga memiliki berbagai keutamaan, diantaranya adalah; dimudahkan jalan dalam menuju syurga, tidak terputus amalnya, dikehendaki mendapatkan kebaikan, dan diangkat derajatnya.

Tentu, dengan berbagai keutaman tersebut seharusnya menjadi motivasi untuk kita agar senantiasa semangat dalam menuntut ilmu. Sehingga kita bisa menjadi orang yang beruntung di dunia maupun di akhirat.

Akhirnya, pada kesempatan ini saya mengajak untuk sama – sama mengingatkan dan memberikan dukungan agar kita senantiasa menggunakan waktu dengan sebaik – baiknya guna mendapatkan ilmu yang bermanfaat demi kepentingan dunia dan akhirat.

Wallahul muwaffiq ila aqwamithaaryq, wallahu alam bis shawab. wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuhu

5. Contoh Ceramah Singkat Tentang Penyakit Hati

contoh ceramah singkat umum
pravmir.ru

Assalamu’alaikum warrohmatullohi wabarokatuh

Alhamdulillahirobbil ‘alamin, wa sholatu wassalamu ‘ala asrofil anbiyai wal mursalin wa’ala alihi wasohbihi ajma’in, amma ba’du.

Bapak Ibu hadirin yang kami muliakan. Tidak ada ungkapan yang lebih baik dalam mengawali perjumpaan ini selain dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Swt atas curahan kasih sayangnya, sehingga kita dapat berkumpul disini dalam keadaan sehat wal afiat. Semoga pertemuan ini mendatangkan keberkahan bagi kita semua. Aamiin

Selanjutnya, sholawat dan salam mari kita haturkan kepada nabi panutan kita, nabi terakhir yang menjadi penyempurna nabi – nabi sebelumnya, Muhammad Saw. Semoga kelak kita mendapatkan syafaatnya. Aamiin

Bapak Ibu hadirin yang berbahagia. Allah Swt berfirman dalam surat Asy – Syams ayat 9 yang artinya “Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (beriman)”. Ayat tersebut memberikan gambaran kepada kita, bahwa beruntunglah orang – orang yang selalu memberihkan hati dari berbagai penyakit hati yang begitu banyak macamnya dan berbahaya.

Sombong, iri hati, dengki, hasad, kikir, riya’ amarah, berkata kotor dan masih banyak lagi jenisnya. Tidak bisa dipungkiri semua diantara kita tidak lepas dari yang namanya penyakit tersebut. Terkadang kita tidak sadar bahwa penyakit hati apabila dibiarkan bisa menyebabkan akibat yang berbahaya.

Sebagai contoh, pernah ada kasus ada seorang yang berprofesi sebagai penagih hutang dibunuh oleh nasabahnya. Dari keterangan yang didapat, pelaku tidak terima lantaran sering ditagih hutangnya. Karena sudah sampai puncak amarahnya, ia lalu khilaf dan tega menghabisi nyawa sang penagih hutang dengan cara sadis. Naudzubillahi mindzalika Contoh tersebut hanya segelintir dari kasus kejahatan yang terjadi karena disebabkan penyakit hati.

Bapak Ibu hadirin yang kami muliakan. Tentu ada cara untuk meminimalisir tentang dampak bahaya penyakit hati. Berikut kami paparkan beberapa contohnya; memaksa hati untuk menerima nasihat – nasihat yang bersumber dari Al – Qur’an dan hadits, menghindari perbuatan – perbuatan yang menyebabkan penyakit hati semakin parah, banyak membaca Al – Qur’an, berteman dengan orang – orang beriman yang senantiasa menjaga lisan dan perbuatannya dari maksiat, serta mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Memang semua itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Terlebih apabila lingkungan kita sudah terbiasa dengan maraknya penyakit hati. Membutuhkan tekad yang kuat agar kita bisa meminimalisir, bahkan kalau bisa menghilangkan penyakit hati tersebut.

Akhirnya, marilah kita bersama – sama saling menjaga lisan dan perbuatan kita agar terhindar dari berbagai penyakit hati. Semoga Allah Swt mempermudahnya, aamiin. Akhir kata, wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuhu

 

Leave a Comment