pengertian globalisasi

Pengertian Globalisasi: Sejarah, Ciri – ciri dan Dampaknya

Pertumbuhan dalam berbagai aspek kehidupan internasional telah mendorong terjadinya globaliasi. Hal ini bisa kita lihat dari masifnya perkembangan infrastukur transportasi dan munculnya berbagai kecanggihan teknologi.

Lantas sebenarnya apa yang dimaksud dengan globalisasi? Kenapa keberadaannya bisa membawa perubahan internasional dan mampu menciptakan iklim ketergantungan aktivitas ekonomi dan budaya dunia?

Dalam artikel ini akan membahas tentang pengertian globalisasi dari berbagai sudut pandang, ciri – ciri serta dampak terjadinya globalisasi.

Pengertian Globalisasi 

Secara etimologi globalisasi berasal dari Bahasa Inggris yaitu globalize, yang memiliki arti menyeluruh. Kata globalize kemudian ditambahkan imbuhan “ization” yang bermakna proses mendunia. Kata globalisasi kemudian dapat diartikan sebagai sesuatu yang mendunia, seperti informasi, teknologi, gaya hidup, pemikiran dan lain sebagainya

Sedangkan secara istilah pengertian globaliasi dapat diartikan sebagai sebuah proses integrasi internasional yang terjadi akibat adanya pertukaran pikiran, produk hingga berbagai aspek kultural lainnya. Hal ini kemudian mengakibatkan kebergantungan satu sama lain tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu

Pengertian Globalisasi Secara Umum

Secara umum globalisasi bisa didefinisikan sebagai sebuah proses yang mendunia tanpa batasan jarak dan waktu. Artinya setiap orang bisa terhubung dan saling bertukar informasi melalui media elektonik maupun cetak dengan siapapun dan dimanapun. Sehingga dengan adanya globalisasi berbagai aspek kehidupan menjadi lebih mudah, terlepas adanya dampak negatif dan positif yang ditimbulkannya.

Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli

Jan Aart Scholte. Scholte merupakan Profesor pada bidang Peace and Development at the School of Global Studies sejak 2013.  Menurut Scholte globalisasi adalah sebuah proses pertumbuhan yang cepat yang disebabkan ketergantungan berbagai negara, dan juga untuk mempertahankan identitas masing-masing.

Anthony Giddens. Giddens adalah seorang sosiolog terkenal asal Inggris dan merupakan salah satu kontibutor sosiolog modern. Menurut Giddens gobalisasi diartikan sebagai intensifikasi hubungan sosial dunia yang menghubungkan tempat-tempat jauh sehingga peristiwa di suatu tempat dapat dipengaruhi oleh peristiwa yang terjadi di tempat lain sekian kilometer jauhnya dan sebaliknya.

Kanjeng Pangeran Haryo Prof. Dr. Selo Soemardjan. Selo merupakan pendiri dan dekan pertama Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan (FISIP UI). Menurut Selo Soemardjan, pengertian globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama.

Sejarah Globalisasi

Para ahli sejarah mengutarakan pendapat bahwasanya globalisasi berkembang pada abad 20-an. Pada abad tersebut ekonomi internasional tengah mengalami kebangkitan. Akan tetapi jika dilihat sejarah lebih jauh, globalisasi sudah nampak saat manusia mulai mengenal perdagangan internasional pada tahun 1000 dan 1500 masehi. Pada saat itu pedagang Cina dan India melakukan perjalanan dagang ke berbagai negara.

Perkembangan selanjutnya sebelum eksplorasi besar – besaran yang dilakukan oleh bangsa Eropa, kaum Muslim di Asia dan Afrika telah mendominasi jaringan perdagangan dengan negara – negara seperti Jepang, Cina, Vietnam, Malaka, Indonesia, India, Persiia, Vanesia, Laut Tengan dan Genoa.

Ciri – ciri Globalisasi

Berikut adalah ciri – ciri globalisasi yang telah membawa perubahan terhadap kehidupan internasional;

1. Ketergantungan Pasar dan Produk Ekonomi lainnya

Adanya ketergantungan dalam bidang ekonomi, termasuk perdagangan disebabkan oleh pesatnya pertumbuhan perdagangan internasional. Kerjasama dalam bidang ekonomi antar negara di dunia termasuk salah satu ciri dai globalisasi. Hal ini juga didukung dengan terjadinya perkembangan perdagangan internasional, meningkatknya pengaruh perusahaan multinasional dan mendominasinya organisasi perdagangan dunia atau WTO (World Trade Organization).

WTO merupakan organisasi internasional yang menaungi perdagangan internasional. Organisasi ini mengatur perdagangan internasional, sebagai wadah perundingan memperoleh izin dan komitmen pedagangan untuk anggotanya dan memberikan bantuan bagi anggotanya dalam menyelesaikan masalah atau sengketa secara hukum.

Dengan adanya organisasi ini, masyarakat dunia dapat dengan mudah mengirimkan berbagai barang ataupun jasa antar negara. Misalnya produk make up, fashion, dan berbagai produk asing yang dengan mudahnya masuk ke berbagai negara, tidak terkecuali Indonesia.

2. Kemajuan dan Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Salah satu ciri globalisasi yang paling menonjol adalah terjadinya perkembangan teknologi yang cukup pesat. Misalnya adalah perkembangan dalam alat komunikasi. Sebelum adanya alat komunikasi, cara orang dulu berkomunikasi adalah dengan cara berkirim surat. Kemudian berkembang menjadi Telegram dan lahirlah ponsel sebagai alat komunikasi.

Lahirnya ponsel, televisi, dan internet merupakan salah satu ciri globalisasi yang membantu penyebaran dan akses informasi secara global. Selain perkembangan teknologi, perkembangan ilmu pengetahuan juga merupakan ciri globalisasi. Perkambangan ilmu pengetahuan merupakan faktor yang mempengaruhi perkembangan teknologi.

3. Adanya Interaksi dan Terjadinya Pertukaran Budaya          

Perkembangan teknologi tanpa disadari memudahkan terjadinya proses interaksi antar masyarakat dunia dan dapat mempengaruhi satu sama lain. Pertukaran budaya ini dapat terjadi misalnya karena adanya pertukanan pelajar antar negara. Proses interaksi membuat antar pelajar mengerti budaya satu sama lain.

Contoh lainnya adalah kegemaran generasi mudah terhadap buduaya K-Pop, budaya Hip-hop dan lain sebagainya. Proses ini tanpa disadari membuat budaya lokal terpinggirkan. Sebagian besar generasi muda Indonesia lebih menyukai budaya asing dibandingkan dengan budayanya sendiri.

4. Meningkatnya Masalah Bersama

Salah satu ciri globalisasi lainnya adalah meningkatnya masalah bersama. Contohnya adalah masalah lingkungan hidup, inflasi nasional, krisisi multinasional dan lain sebagainya. Masalah ini merupakan masalah bersama dan diselesaikan secara bersama-sama.

Contoh masalah lingkungan hidup adalah terjadinya pencemaran lingkungan oleh limbah industri, penebangan liar hingga pemanasan global. Dampak dari pencemaran lingkungan dapat berakibat dengan berkurangnya sumber daya alam, misalnya logam mulia dan minyak bumi.

Faktor Penyebab Globalisasi

Tentunya ada faktor penyebab dan pendorong yang membuat terjadinya proses globalisasi. Berikut adalah faktor penyebab globalisasi.

1. Adanya Kerja Sama Internasional

Terjalinnya kerja sama internasioanl tentunya akan memudahkan terjadinya transaksi keuangan antar negara. Melalui sektor ekonomi, memudahkan berbagai produk dari luar negeri untuk masuk dan dipasarkan di suatu negara, begitupun sebaliknya.

2. Perkembangan Teknologi

Pesatnya perkembangan teknologi membuat proses pertukaran ekonomi menjadi semakin mudah. Selain itu, perkembangan teknologi juga membantu proses transaksi keuangan dengan mudah. Tidak hanya transaksi di dalam negeri, melainkan Anda juga dapat melakukan transaksi keuangan antar negara.

3. Ekonomi Terbuka

Adanya perdagangan global karena negara-negara di dunia mulai terbuka dalam bidang ekonomi sehingga memudahkan proses ekspor impor barang ataupun jasa. Tidak hanya itu, proses perdagangan internasional juga membuka peluang terjadinya pertukaran budaya antar negara yang akan saling mempengaruhi.

Keterbukaan dalam bidang ekonomi menjadi peluang bagi negara-negara di dunia untuk berinteraksi dan menjalin kerjasama dalam berbagai bidang. Kerja sama antar negara ini mengakibatkan proses pertukan informasi, ilmu pengetahuan, budaya dan hal baru lainnya masuk dan keluar dalam suatu negara.

4. Kemudahan Transportasi

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdampak pada munculnya berbagai alat transportasi modern yang lebih efisien. Di Indonesia sendiri, muncul alat transportasi online yang dapat Anda akses hanya melalui smartphone.

Dampak Globalisasi

Mengacu pengertian globalisasi yang bermakna perkembangan secara menyeluruh, berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Dampak dari globalisasi terbagi menjadi dua, yaitu dampak positif dan dampak negatif.

Dampak Positif Globalisasi

  1. Meningkatnya kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
  2. Kemudahan penyebaran informasi dan ilmu pengetahuan.
  3. Kemudahan komunikasi antar masyarakat dunia.
  4. Terjalinnya hubungan baik antar negara-negara di dunia.
  5. Meningkatkan hubungan dalam bidang ekonomi antar negara.
  6. Kemajuan dalam bidang teknologi, informasi, telekomunikasi dan transportasi.

Dampak Negatif Globalisasi

  1. Globalisasi memudahkan budaya luar atau budaya barat masuk dan mempengaruhi nilai-nilai dari budaya lokal.
  2. Meningkatnya masalah lingkungan hidup, seperti meningkatnya polusi udara dan kerusakan lingkungan.
  3. Lunturnya nilai-nilai kebudayaan loal seperti lunturnya budaya gotong royong, toleransi dan lain sebagainya.
  4. Penyebaran berita hoax menjadi semakin mudah.
  5. Kemudahan penyebaran informasi memudahkan masyarakat untuk meniru berbagai peristiwa yang terjadi di negara lain, seperti kriminalitas.
  6. Lunturnya rasa nasionalisme yang disebabkan oleh kebiasaan membanding-bandingkan negara sendiri dengan negara lain.
  7. Meningkatnya minat masyarakat dalam bidang teknologi yang menyebabkan sebagian masyarakat meninggalkan sektor pertanian.
  8. Adanya media sosial mengakibatkan masyarakat berlomba-lomba untuk tampil menjadi yang terbaik yang mengakibatkan terjadinya kesenjangan sosia.
  9. Lahirnya masyarakat eksklusif yang lebih memilih menjadi individualis dan egois.
  10. Sebagian masyarakat memilih untuk menutup diri dan berfikiran sempit karena memilih untuk tidak terpapar globalisasi.

Tidak hanya di sektor ekonomi, globalisasi secara tidak langsung juga memberikan pengaruh pada berbagai bidang, seperti pendidikan, politik, sosial dan lain sebagainya. Globalisasi membuat pikiran politik berbagai negara kian terbuka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menuju ketatanegaraan yang lebih baik. Globalisasi membantu meningkatkan pemahan politik pada masyarakat.

Namun dampak negatif globalisasi dalam bidang politik adalah munculnya rasa haus akan kekuasaan. Selain itu berdampak pada peningkatan politik uang yang tentunya dapat mencemari dunia politik suatu negara.

Dalam bidang ekonomi, globalisasi memudahkan terjadi pasar internasional dan memudahkan pertukaran barang maupun jasa yang disediakan oleh suatu negara. Globalisasi mendukung perkembangan teknologi dan informasi sehingga memudahkan penyebaran informasi. Bijaklah dalam memilih dan memilah informasi di era yang serba canggih seperti sekarang.

 

 

 

 

 

Leave a Comment

error: Content is protected !!