Home » Edukasi » Gambar » 11 Contoh Poster Anti Korupsi

11 Contoh Poster Anti Korupsi

Berikut ini adalah kumpulan contoh poster anti korupsi yang inspiratif dan mudah untuk kalian gambar. Dengan membuat poster ini, kita turut andil dalam kampanye anti korupsi di Indonesia.

Generasi muda harus bisa mengambil peranan penting dalam rangka mencegah praktik korupsi di berbagai lini kehidupan. Sehingga anak sekolah jenjang SD hingga mahasiswa pun harus sadar tentang pentingnya pendidikan yang jujur ini.

Poster tema anti korupsi umumnya bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain tersebut. Apalagi jika buka korupsi.

Poster Anti Korupsi

1. Contoh Poster Anti Korupsi Mahasiswa

poster anti korupsi
pinterest.com

Korupsi adalah salah satu sikap yang tak terpuji. Apabila ada tindakan korupsi di sekitar kita, maka kita wajib untuk melapor. Korupsi merugikan banyak pihak, sehingga kita tak perlu ragu untuk melaporkan tindakan negatif tersebut. Jika kita hanya diam saja sama halnya kita mendukung perbuatan korupsi.

Dalam poster di atas terdapat gambar beberapa tangan manusia yang berwarna-warni memiliki makna jika untuk memberantas korupsi diperlukan andil semua pihak. Selain itu tindakan berani melaporkan tindak korupsi harus dikampanyekan.

2. Gambar Poster Anti Korupsi

poster anti korupsi
britannica.com

Koruptor diibaratkan sebagai tikus yang suka memakan uang rakyat. Semua kalangan masyarakat pasti merasa anti pati dengan koruptor. Dana yang harusnya digunakan untuk kepentingan rakyat jadi masuk ke kantong pribadi.

Akibat dari tindak pidana korupsi pun tidak main-main yaitu kerugian negara dan negara tak kunjung mengalami kemajuan. Maka dari itu semua kalangan wajib menyadari bahwa koruptor harus diberantas sampai ke akar-akarnya.

3. Poster Anti Korupsi Simple

poster anti korupsi
pinterest.com

Korupsi biasanya tidak hanya dilakukan oleh satu orang saja, namun berkelompok. Salah satu contoh korupsi yang marak terjadi adalah penyuapan. Penyuapan memungkinkan kebenaran tak terungkap.

Pelaku koruptor biasanya berusaha mengamankan dirinya sendiri. Untuk menghindari sanksi, koruptor melanggengkan segala cara salah satunya adalah menyuap oknum-oknum tertentu. Hal tersebut menyebabkan kebenaran semakin kabur.

4. Poster Anti Korupsi Kartun

poster anti korupsi
acch.kpk.go.id

Menyandang jabatan tertentu mungkin bisa jadi musibah apabila kita tidak kuat iman. Godaan untuk berkorupsi tentu saja sangat banyak. Bentuk-bentuk korupsi pun beragam, misalnya penyuapan dan penggelapan dana.

Seberapa banyak pun uang yang diberikan kepada kita, namun apabila uang tersebut bukan hak kita lebih baik ditolak. Hingga akhir hayat prinsip yang harus dipegang teguh adalah dalam bekerja harus jujur dan menolak keras segala bentuk korupsi.

5. Korupsi Berawal dari Hal-hal Kecil

poster anti korupsi
brainly.co.id

Pelaku koruptor tidak serta merta memiliki keberanian untuk melakukan tindak korupsi. Terciptanya koruptor karena kebiasaan yang terus terulang sehingga menjadi kebiasaan.

Kebiasaan-kebiasaan kecil yang dapat menyebabkan tindak korupsi sangat banyak. Tindakan suka menyontek, berbohong, dan perasaan iri perlu diperhatikan dalam diri anak-anak sejak dini. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah berkembangnya mental koruptor.

Poster inspiratif lainnya!

6. Poster Anti Korupsi Tikus

poster anti korupsi
twitter.com

Generasi muda adalah harapan masa depan bangsa Indonesia. Perlu ditanamkan prinsip untuk bekerja dengan jujur agar generasi muda tak menjadi koruptor. Selain itu pemuda-pemudi harus memiliki kesadaran bahwa koruptor harus dihukum seberat-beratnya.

Perilaku korupsi tak boleh lagi diwariskan demi kemajuan bangsa. Dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan bersama jadi masuk ke kantong pribadi, akibatnya tujuan nasional sulit tercapai.

7. Poster Anti Korupsi Anak SD

Pengetahuan tentang betapa tercelanya tindak korupsi harus diberitahukan sejak dini. Anak-anak harus diajarkan untuk menolak korupsi. Alasannya tentu saja karena korupsi merugikan banyak pihak dan menghambat kemajuan negara.

Anak-anak harus tahu jika melakukan korupsi berarti mengambil hak orang lain. Cara mudahnya yaitu dengan datang tepat waktu, berarti sudah mengajarkan tentang sikap tidak korupsi waktu.

8. Poster Anti Korupsi di Sekolah

Tindak korupsi tentu saja juga dapat merugikan diri sendiri dan keluarga. Seorang koruptor akan disanksi pidana dan mendapat sanksi sosial. Generasi muda yang harusnya punya masa depan gemilang, jadi harus mendekam di balik jeruji besi apabila kedapatan korupsi.

Padahal tanpa korupsi pun, generasi muda Indonesia pasti bisa meraih kesuksesan. Oleh karena itu akan lebih baik apabila bekerja dengan dilandasi rasa syukur, jujur, dan profesional.

9. Jangan Ada Korupsi di Antara Kita

Korupsi biasanya dilakukan oleh masyarakat kelas sosial atas yang menempati jabatan tertentu. Penyebabnya adalah mental dan moral pelaku yang kurang jujur. Tindakan korupsi merupakan kejahatan yang tidak manusiawi.

Penegakkan hukum di Indonesia untuk para koruptor masih sangat tumpul, hal tersebut menyebabkan tindak korupsi makin menjadi. Koruptor dengan santai menghabiskan uang rakyat, karena mereka dapat bebas dari jeratan hukum dengan harta dan kekuasaan.

10. Ayo Bangun Indonesia

scribd.com

Masyarakat melaksanakan kewajiban membayar pajak demi kemajuan negeri. Sayangnya terkadang uang pajak tidak dikelola dengan baik. Beberapa oknum menyelewengkan uang pajak yang seharusnya digunakan untuk kepentingan bersama.

Apabila negara bebas dari korupsi maka bukan tak mungkin jika Indonesia akan lebih maju. Untuk mewujudkan negara bersih tanpa korupsi, tentu saja dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari penegak hukum, masyarakat, dan pemangku kekuasaan.

11. Berantas Koruptor

Tidak ada satupun manfaat yang bisa diperoleh dari tindak korupsi. Masyarakat tidak boleh menormalisasikan korupsi, meskipun bentuknya terlihat remeh, seperti tidak tepat waktu, berbohong, maupun memberi uang teh.

Meskipun terlihat sepele namun kebiasaan-kebiasaan buruk akan semakin berkembang jika terus dilakukan. Kebiasaan yang dilakukan secara terus menerus akan menjadi sebuah budaya. Jangan sampai perilaku korupsi menjadi budaya bangsa.

Leave a Comment