suku - suku di pulau jawa

Suku-suku di Pulau Jawa Lengkap dengan Sejarahnya

Indonesia merupakan salah satu negara dengan kepulauan terbesar yang terdiri dari ribuan pulau, baik pulau besar maupun pulau kecil. Jumlah pulau di Indonesia yang tercatat dalam data Direktorat Jenderal Pemerintahan Umum sebanyak 17.504 pulau, 16.056 diantaranya telah memiliki nama baku yang tercantum di PBB.

Selain menyandang predikat sebagai salah satu negara kepulauan terbesar, Indonesia juga terdiri dari berbagai suku bangsa, kebudayaan dan bahasa daerah. Pulau terbesar di Indonesia yaitu Papua, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi dan Jawa.

Sebagai salah satu pulau terbesra di Indonesia, Pulau Jawa memiliki luas 125.700 km2 dengan total jumlah penduduk mencapai 136.610.590 jiwa. Pulau Jawa merupakan pulau dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Pulau Jawa terbagi menjadi 6 provinsi, yaitu Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Provinsi Banten, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Timur. Puncak tertinggi yang ada di Pulau Jawa adalah Semeru dengan ketinggian mencapai 3.676 mdpl.

Selain termasuk ke dalam pulau terbesar di Indonesia, Pulau Jawa juga menempati urutan ke-13 sebagai pulau terbesar di dunia. Selain Kerinci sebagai puncak tertinggi di pulau ini, Jawa juga memiliki Sungai Bengawan Solo yang terkenal. Aliran air sungai ini berasala dari Gunung Lawu yang berada di Jawa Tengah dan mengalir ke arah Laut Jawa. Jawa juga memiliki beberapa gunung berapi yang masih aktif di antaranya adalah Gunung Merapi dan Gunung Kelud.

Sejarah Pulau Jawa

Sejarah lahirnya Pulau Jawa memang menarik untuk dikaji. Terdapat banyak bukti sejarah yang masih bisa ditemukan hingga saat ini. Yang paling banyak bisa ditemukan adalah di Yogyakarta. Beberapa situs geologi masih bisa dikunjungi hingga saat ini. Bahkan tidak jarang situs-situs lama baru ditemukan oleh para peneliti.

Pulau Jawa terbentuk lebih dari 60 juta tahun lalu atau tepatnya pada zaman pre-tersier. Dahulunya, Pulau Jawa merupakan bagian dari Benua Pangea. Hingga saat ini Jawa terbagi menjadi 3 bagian, yaitu bagain barat, tengah dan timur. Jawa bagian barat terbentuk sekitar 65 juta tahun lalu yaitu pada zaman kapur yang kemudian dikenal dengan Tanah Sunda.

Sedangkan Jawa bagian timur marupakan pecahan dari benua Australia. Pecahan ini kemudian bergeser kemudian menabrak bagian barat sehingga terbentuklah Pulau Jawa. Kata Jawa berasal dari bahasa sansekerta ‘Yava’ yang berarti tanaman jelai. Tanaman jelai merupakan tanaman yang banyak ditemukan di pulau ini.

Pulau Jawa dipisahkan oleh selat dan laut. Dibagian barat, terdapat Selat Sunda yang memisahkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera, bagian utara dipisahkan oleh Laut Jawa, bagian Timur dipisahkan oleh Selat Bali dan bagian selatan Jawa berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.

Sebagai pulau yang terbagi menjadi 4 provinsi, Pulau Jawa memiliki berbagai suku yang terletak dari bagian barat Jawa hingga ujung timur Jawa. Beberapa suku yang ada di Pulau Jawa, yaitu Suku Jawa, Suku Samin, Suku Osing, Suku Cirebon, Suku Tengger, Suku Baduy, Suku Betawi dan lainnya. Setiap suku memiliki ciri khasnya masing-masing. Berikut penjelasan mengenai suku-suku di Pulau Jawa.

Keanekaragaman Suku – suku di Pulau Jawa

1. Suku Jawa

Suku suku di pulau jawa
bogor.tribunnews.com

Suku Jawa merupakan suku dengan penduduk terbesar yang ada di Indonesia. Suku ini berasal dari Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa timur. Meski demikian, Suku Jawa juga dapat Anda temukan di sebagian Jawa Barat. Sebanyak 41,7% penduduk Indonesia merupakan masyarakat Suku Jawa. Meski demikian, jumlah ini mengalami penurunan.

Pada tahun 1930, jumlah masyarakat Suku Jawa berjumlah 47,05% dari penduduk Indonesia. Namun mengalami penurunan karena sebagian masyarakat Jawa bermukim di beberapa wilayah di Indonesia dan menjadi bagian dari etnis setempat. Masyarakat Jawa banyak yang bermukim di Jakarta, Lampung, Riau, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur dan Banten.

Suku Jawa juga ada yang bermukim di luar negeri, tepatnya di negara Suriname yang merupakan bagian dari Amerika Selatan. Pada zaman kolonoial Belanda, banyak masyarakat Jawa yang dibawa ke sana sebagai pekerja. Masyarakat Jawa yang bermukim di sana dikenal dengan sebutan Jawa Suriname.

1. Suku Tengger

Suku suku di pulau jawa
pegipegi.com

Suku Tengger merupakan sub-suku dari Suku Jawa. Masyarakat suku ini umumnya bermukim di kawasan pegunungan Bromo, Tengger dan Semeru. Persebaran masyarakat Suku Tengger terdapat di wilayah Kabupaten Lumajang, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Malang dan Kabupaten Pasuruan.

3. Suku Madura

grid.id

Populasi Suku Madura menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia dengan jumlah penduduk 7.179.356 juta jiwa berdsarkan hasil sensus penduduk tahun 2010. Suku Madura tidak hanya berasal dari Pulau Madura, melainkan juga berasal dari pulau-pulau lain di sekitarnya. Seperti Kangean, Gili Raja, Raas dan Sapudi.

Suku Madura tersebar di beberapa wilayah timur Jawa Timur namun tidak banyak yang bisa berbahasa Jawa. Selai itu Suku Madura juga banyak tersebar dibeberapa negara tetangga, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Timor Leste dan lainnya.

4. Suku Betawi

suku - suku di pulau jawa
news.detik.com

Suku Betawi umumnya banyak yang bermukim di wilayah Jakarta. Menurut beberapa pihak, Suku Betawi berasal dari perkawinan silang antaretnis dan bangsa yang dibawa oleh Belanda pada masa lalu. Suku Betawi sebenarnya dapat dikatakan sebagai masyarakat pendatang di Jakarta. Etnis ini lahir dari campuran berbagai suku, seperti Sunda, Jawa, Melayu, Bugis, Makassar, Arab, Ambon, Bali dan Tionghoa.

5. Suku Sunda

indonesia.go.id

Suku Sunda berasal dari bagian barat Pulau Jawa yang dikenal dengan istilah Tatar Pasundan. Suku Sunda mencakup wilayah Provinsi Jawa Barat, Jakarta, Lampung, Banten dan sebagian wilayah Jawa Tengah (Banyumasan). Etnis ini tersebar diberbagai wilayah Indonesia, dengan wilayah utamanya Jawa Barat dan Banten.

Masyarakat Sunda dikenal memiliki sifat sopan, ramah, bersajaha, riang dan optimis. Dalam Suma Oriental, masyarakat Sunda dikenal sifat pemberani dan menjunjung kejujuran. Selain itu, masyarakat Sunda dikenal sebagai orang pertama yang melakukan hubungan diplomatic dengan bangsa lain.

Raja Saiman yang merupakan Raja pertama di Nusatara adalah orang yang melakukan hubungan diplomatik dengan bangsa Portugis di Malaka. Perjanjian diplomasi yang berlangsung pada abad ke-15 ini kemudian tertuang dalam Prasasti Perjanjian Sunda-Portugal. Beberapa Menteri dan Wakil Presiden Republik Indonesia juga berasal dari tokoh-tokoh Sunda.

6. Suku Osing

travelingyuk.com

Suku Osing atau Suku Using merupakan sub-suku dari Suku Jawa. Penduduk Suku Osing merupakan penduduk asli Banyuwangi yang dikenal sebagai “wong Blambangan” Suku Osing merupakan penduduk mayoritas di beberapa wilayah di Banyuwangi.

Bahasa yang digunakan oleh Suku Osing adalah Bahasa Osing yang merupakan turuan dari Bahasa Jawa Kuno. Meski demikian, dialek Bahasa Osing berbeda dengan Bahasa Jawa.

7. Suku Baduy

suku - suku di pulau jawa
sindonews.net

Suku Baduy merupakan suku yang berasal dari Banten dengan jumlah penduduk sekitar 5000-8000 jiwa. Suku ini bermukim di kaki Gunung Kendeng yang terletak di Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Lebak, Rangkasbitung, Banten. Sedangkan bahasa yang digunakan adalah bahasa Sunda. Akan tetapi untuk berkomunikasi dengan penduduk luar mereka menggunakan bahasa Indonesia.

1 thought on “Suku-suku di Pulau Jawa Lengkap dengan Sejarahnya”

Leave a Comment

error: Content is protected !!